Bahaya Diet Ketat Yang Harus Anda Ketahui [Semua Wajib Baca]

dampak diet ketat

Bahaya Diet Ketat Yang Harus Anda Ketahui – Semua orang pasti menginginkan memiliki bentuk tubuh proporsional dan juga berat badan ideal. Terlebih lagi apabila memang mengalami obesitas, tentu keinginan menurunkan berat badan akan semakin besar. Agar mendapatkan berat badan yang ideal, maka cara paling efektif yang sebaiknya dilakukan ialah melakukan diet dan berkegiatan olahraga secara teratur. Namun sebagian orang melakukan diet ketat, ditambah lagi dengan cara yang kurang tepat, sehingga bisa menyebabkan beragam masalah kesehatan, bahkan tak jarang berujung membahayakan nyawa.

 

Diet Ketat Dari Sudut Pandang Para Ahli

 

bahaya diet ketat yang harus anda ketahui

 

Mengkonsumsi makanan seharusnya memenuhi kebutuhan asupan gizi yang dibutuhkan tubuh setiap hari, tidak sampai kekurangan dan tidak pula kelebihan. Membiasakan konsumsi makanan yang sehat agar tubuh terasa lebih fit merupakan hal baik. Namun apabila melakukan diet ketat hingga tak peduli batasan, pola hidup tersebut dapat memicu penyakit mental seperti orthorexia nervosa, bulimia maupun anoreksia nervosa.

Charlotte Markey, seorang professor dalam bidang Psikolog dari Universitas Rutgers, menjelaskan bahwa, orthorexia nervosa terjadi diawali karena adanya niat baik. Awalnya membatasi makanan tertentu yang tidak sehat tetapi lama-kelamaan, orang tersebut tidak sekedar membatasi namun menghilangkan makanan tertentu yang dianggap tidak sehat tersebut.

Secara perlahan orang-orang yang mengalami orthorexia nervosa mengurangi garam, gula, lalu seiring waktu ikut menghilangkan susu, gandum dan sebagainya. Hingga mereka terobsesi dengan apapun yang tak boleh dimakan dan mereka akan menjaganya dengan ketat. Begitu pula anoreksia nervosa dan bulimia yang berusaha memuntahkan semua makanan yang masuk ke lambungnya, hingga lama-kelamaan tubuh menolak makanan yang masuk.

Mirisnya kebanyakan orang-orang yang melakukan diet ketat ini juga berpikiran bahwa yang diet mereka benar sehingga susah bagi mereka untuk menerima nasehat baik untuk kesehatannya. Lalu pola diet ketat seperti apakah yang berbahaya?

Dr. Rebecca, seorang ahli nutrisi dari UNSW, Australia, menjelaskan bahwa terdapat batasan bagi seseorang apabila ingin menjaga makanannya. Tidak sekedar turunan berat badan, para penderita Orthorexia nervosa, bulimia maupun anoreksia nervosa dapat menderita malnutrisi bahkan mengundang kematian.

 Hal tersebut dikarenakan para penderitanya kerap kali meyakini cara diet yang salah. Mereka juga menganggap bahwa pola makan mereka sebelumnya tak sehat, setelah diet ketat tubuh mereka menjadi tidak toleran dengan gizi dan vitamin yang masuk. Selain melakukan diet, mereka juga banyak berolahraga sehingga tubuh jadi kurus dan lemah.

Keinginan kuat yang dimiliki seseorang agar hidup sehat dan memiliki tubuh langsing, tidak akan baik bila dilakukan berlebihan. Para ilmuwan melakukan penelitian dan menemukan bahwa para pelaku diet terlalu ketat, pasti akan membuat diri mereka kekurangan gizi. Kemudian lama-kelamaan membuat sel-sel di otak ‘memakan’ diri sendiri. Di saat yang bersamaan, rasa lapar cuma akan memperburuk keadaan sel otak karena sel-sel otak tak menerima nutrisi cukup.

Menurut penelitian yang dijelaskan dari Genius Beauty, sel-sel di otak akan memakan diri sendiri sebagai sumber energi yang tersedia. Proses tersebut disebut autophagy. Data tersebut didapatkan dari hasil percobaan pada tikus. Ketika tikus diberi makan hasilnya menunjukkan proses autophagy jadi terhalang. Tanpa disadari ternyata kelaparan tak akan mengintensifkan program diet. Perubahan kimia di dalam otak tikus ternyata menyebabkan tikus kehilangan berat badannya secara signifikan, tetapi mulai terbiasa dengan rasa lapar.

Baca juga : 15 Cara Tradisional Menurunkan Berat Badan 10Kg Dalam Seminggu

 

Dampak Buruk Diet Ketat yang Wajib Diwaspadai

 

dampak diet ketat

Ketika melakukan diet yang salah, asupan gizi ke tubuh tentu akan berkurang dan akan ada hal lain mengancam tubuh. Berikut beberapa dampak buruk bila lakukan diet ketat :

  1. Berat Badan Mengalami Penurunan Hanya Sementara

Pelaku diet mungkin akan merasa senang apabila diet ketat berhasil, tetapi ketahui bahwa hasil tersebut biasanya hanya sementara. Sesudah beberapa waktu, biasanya berat badan justru akan lebih naik daripada sebelumnya, dikarenakan metabolisme tidak dapat cukup kalori guna melakukan pembakaran.

Tubuh akan menyesuaikan dengan level pembakaran lebih rendah. Kondisi seperti ini akan sulit kembali normal. Apabila program diet berhenti dan mulai makan banyak lagi, maka berat badan akan lebih daripada sebelumnya.

  1. Dampak Buruk Bagi Kulit

Melakukan diet ketat bisa menyebabkan dampak buruk terhadap kulit, diantaranya penuaan dini. Pelaku diet ketat umumnya akan cenderung terlihat cepat mengalami penuaan. Akibat diet ketat, kulit jadi mengendur, keriput bermunculan tidak hanya di wajah namun juga bagian tubuh lainnya, ditambah sesulit di beberapa bagian tubuh.

Pola makan salah yang ekstrem juga menjadikan tubuh tidak terpenuhi gizinya. Kulit menjadi tidak sehat seperti kering dan kusam. Dengan mengurangi makan secara drastis, maka tubuh akan kehilangan mineral yang penting seperti vitamin dan protein yang dibutuhkan oleh kulit.

  1. Berkurangnya Massa Otot Hingga Mengakibatkan Gangguan Otot

Diet ketat menjadikan lemak habis hingga sebagai gantinya membuat otot pun dibakar. Akibatnya menyebabkan tubuh mengalami kehilangan otot serta jaringan sedikit demi sedikit hingga pada selanjutnya terjadi gangguan otot, melemahkan otot, stamina berkurang hingga melemahkan tulang. Diet yang berlebihan dan berat badan yang turun terlalu cepat dapat merusak jaringan pada otot.

Oleh karena itu, para penderita Orthorexia nervosa, bulimia maupun anoreksia nervosa yang telah akut, sering kali mengalami kelumpuhan sebab otot-otot tubuh tak mampu menopang tubuh untuk bergerak. Apabila terus dibiarkan dan tidak berhenti dari pola pikir yang salah tentang diet, maka nyawa pun akan terancam.

  1. Kekurangan Gizi

Diet ketat tak sekedar menurunkan berat badan namun juga menyebabkan kekurangan asupan gizi yang dibutuhkan oleh tubuh, dikarenakan tidak memperoleh karbohidrat, kalsium, vitamin, mineral, protein maupun zat gizi lain. Kekurangan gizi akan mengundang berbagai penyakit lainnya hingga terjadi komplikasi.

  1. Komplikasi Penyakit

Apabila melakukan diet terlalu ketat, maka penyakit lain pasti akan menghampiri. Penyakit lainnya yang umumnya menghampiri adalah penyakit maag atau asam lambung karena tidak ada makanan yang ada yang diproses maka asam lambung akan naik hingga menyesakkan paru-paru, mengalami mual dan sakit kepala. Asam lambung juga akan merusak organ lambung.

Hipokalemia dan hipoalbuminemia juga akan menghampiri karena tak ada asupan kalium dan albumin. Selain itu penyakit jantung, penyakit batu empedu, anemia, kerontokan rambut, osteoporosis, tekanan darah tidak normal, kemampuan otak untuk berpikir menurun, dan penyakit liver juga akan menghantui. Diet ketat juga akan menyebabkan sistem imunitas tubuh melemah, sehingga virus dan bakteri mudah menyerang.

  1. Depresi Dan Ketidakstabilan Emosional

Para pelaku diet ketat juga sangat rentan dengan gangguan mental dan depresi. Ketika mereka bercermin, mereka selalu merasa gemuk padahal berat tubuh mereka telah berkurang secara drastis. Kondisi emosional para pelaku diet berlebihan pun umumnya tidak stabil, marah dan sedih akan mendominasi perasaan hingga mereka akan kesulitan untuk merasa bahagia.

Kurang gizi akibat diet, mempengaruhi kinerja hormon endorphin yang seharusnya dapat bekerja dengan dukungan mineral esensial dan vitamin yang semua itu baru akan diperoleh apabila makan makanan bergizi cukup.

Diet yang baik untuk menyehatkan dan mengidealkan berat badan tidaklah bisa diperoleh dengan instan maupun waktu singkat. Butuh konsistensi dan penurunan berat badan yang berkala, bukan drastis. Terdapat petunjuk khusus apabila ingin melakukan diet sehat, supaya gizi yang dibutuhkan tubuh akan tetap terpenuhi.

Jadikan program diet Anda lebih menyenangkan dengan hasil yang pasti dan tak perlu khawatir dengan sejumlah penyakit yang mengancam. Fiforlif dapat menjadi solusi bagi Anda yang ingin memiliki berat badan ideal. Fiforlif merupakan jus fiber yang akan melancarkan saluran cerna. Fiforlif adalah minuman serat yang berasal dari bahan alami diantaranya goji berry dan berbagai sayuran dan buah-buahan.

 

fiforlif solusi diet sehat

 

Fiforlif bekerja efektif dengan cara membuang ‘sampah’ secara sempurna pada saluran pencernaan. Namun tidak hanya itu, Fiforlif sekaligus akan mensuplai nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh. Diet ketat bukan solusi tepat, karena beragam penyakit bisa ‘membuntuti’ Anda. Lakukan diet wajar dan sehat. Didukung pula dengan mengkonsumsi Fiforlif agar lebih efektif, maka berat badan ideal dan kesehatan bisa Anda peroleh sekaligus.

Itulah diatas sedikit ulasan tentang Bahaya Diet Ketat Yang Harus Anda Ketahui semoga dapat dijadikan sedikit tambahan referensi, khususnya dalam hal menurunkan berat badan dan juga menjalankan program diet. Akhir kata semoga bahasan singkat diatas dapat bermanfaat…. [foredisale dot com]

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*